Lewati ke konten utama
Kata Kids Wear

Ukuran

Mengapa ukuran harus dilebihkan sedikit

18 September 2026 · 5 menit baca

Ukuran standar anak dibuat dengan asumsi rata-rata, padahal satu kelas bisa punya anak bertubuh kecil dan anak bertubuh besar dalam jarak hanya sebulan.

Cara yang paling sering berhasil bukan membeli ukuran yang lebih besar, tapi memotong sedikit lebih longgar dari ukuran badan.

Beri kelonggaran, jangan langsung besar

Aturan yang banyak dipakai: tambah 2 sampai 3 cm di lingkung dada, dan 3 sampai 4 cm di panjang. Itu memberi ruang bergerak tanpa membuat baju terlihat seperti punya orang dewasa.

Kalau kelonggaran lebih dari itu, ukurannya sebenarnya salah besar, bukan cuma longgar.

Tentukan ukuran mana yang paling sering dipakai

Anak tidak tumbuh rata-rata. Sebagian besar ukurannya ada di antara dua ukuran standar selama satu atau dua tahun.

Beli dua ukuran yang berdampingan, dan pakai yang paling sering cocok. Ukuran yang terlalu kecil biasanya dipakai sebulan, lalu tidak dipakai sama sekali.

Cara ini hanya masuk akal kalau dua ukuran itu bisa dipakai bergantian, misalnya dengan warna atau motif yang sama.

Bagian yang harus longgar

  • Lengan: paling sering terasa mengganggu kalau sempit, karena tangan anak bergerak terus.
  • Pinggang: kalau terlalu longgar, turun sendiri. sedikit elastis di pinggang lebih bagus daripada longgar yang statis.
  • Kerah: kalau dipaksakan, bentuk kerah cepat jadi tidak rapi.

Ringkasnya

Ukuran standar ditambah 2 sampai 3 cm di dada dan 3 sampai 4 cm di panjang.

Beli dua ukuran berdampingan kalau memungkinkan, bukan satu ukuran besar.

Yang paling sering membuat anak melepas baju bukan panjang, tapi lengan yang sempit.